Steak Hotel by Holycow! – @holycowsteak

Salah satu tujuan hidup gue adalah makan. Gue punya prinsip “Live To Eat, Not Eat To Live“. Dengan begitu banyaknya masalah dan pertanyaan dalam hidup, akan lebih baik kalau kita melaluinya satu persatu sambil ditemani oleh makanan enak.

Nah, hampir sebagian waktu gue habiskan di tempat ini. Di sini prinsip gue bener-bener gue terapkan, just eat. Life is too short to not enjoy this kind of food. Yang kenal gue mungkin uda tau banget tempat ini karena gue kabanyakan ngetwit soal ini.

Yes, I’m talking about the famous Steak Hotel by Holycow!, or @holycowsteak in twitter by Afit, Lucy, Wynda, and Iswanda. 🙂

Gue pertama kali tau tempat ini juga lewat twitter. Timeline gue penuh dengan tweet-tweet puas jiwa dan raga dari mereka yang baru saja makan di Holycowsteak. Penasaran donk gue baca tweet-tweet mereka, apalagi gue yang doyan makan dan suka cari tempat-tempat baru untuk dicoba. Kebetulan saat gue pertama kali tau Holycowsteak ini, mereka baru buka sekitar 2 bulan.

Akhirnya pergilah gue menuju Radio Dalam (pertama kalinya gue ke Radal cuman untuk nyari Holycowsteak). Sempet terlewat 3 kali tempatnya karena gue kira tempatnya lumayan besar dengan papan nama yang cukup keliatan dari jauh. Ternyata eh ternyata.. setelah ke-empat kalinya melewati jalan yang sama, gue akhirnya menemukan tempatnya! 😀 Kesan pertama gue: “kok begini yah?”. Hehe..

Begitu masuk, belum juga buka, udah ampir full aja semua kursinya. Saat itu kursi masih lumayan sedikit karena konsepnya memang warung banget. Sempet nunggu setengah jam karena gue sampe jam 6 sore dan tempat ini buka 6.30. Pas 6.30, akhirnya kita uda bisa order. Finally! I was so hungry!

Holycowsteak ini menunya spesialis Wagyu. Ada Wagyu Sirloin (the most famous), Wagyu Rib-Eye, Wagyu Tenderloin, Wagyu Rump (cuma tersedia di cabang Senopati), dll. Pesanan pertama gue di Holycowsteak ini akhirnya gue dedikasikan kepada Wagyu Sirloin. Tunggu selama 10-15 menit, and voila! Tersaji sudah Wagyu Sirloin di depan kamu. Uniknya, walaupun konsepnya warung pinggir jalan begini, kita bisa pesan tingkat kematangannya sesuka kita, dari rare sampe well done. Gue paling suka steak gue itu Medium Well karena masih juicy dan empuk banget (gue rekomendasikan).

Gigitan pertama, duar!! Kalau di film-film kartun jepang yang temanya masak, kondisi gue setelah cobain pertama kali adalah lagi melayang-layang di awan sambil mata berbinar-binar sambil mulut kebuka. ENAK BANGET!! Bumbunya benar-benar meresap dan gak perlu pakai sauce nya uda enak banget. Malah, gue rekomendasikan untuk gak pake saucenya sama sekali. Begitu juga yang disarankan oleh yang punya, saucenya sengaja dipisahkan karena rasa dagingnya sendiri udah enak banget. Jadi saucenya disediakan buat di-cocol pake kentang atau sayuran yang jadi side dish. Tapi kalau memang lebih suka makan steak pake saucenya, monggo silahkan dicocol sama steaknya. Nothin wrong with that. Tetep enak kok. 😀

Sekarang ini Holycowsteak sudah membuka cabang di Senopati. Tepatnya di Jl. Bakti No. 15. Ini jadi alternatif yang bagus banget buat gue yang rumahnya agakkk jauh dari Radio Dalam. Konsep warungnya pun juga udah berkembang menjadi tempat makan di dalam gedung.

Kisaran harganya pun tergolong murah untuk ukuran Wagyu Steak. Kamu bisa dapet 200 gr daging Wagyu dengan kisaran harga 80rban – 150rban. Wagyu Sirloin yang jadi favorit aja cuma dihargain 90rban. Nothing beats that! 🙂 Ditambah dengan minuman yang disediakan dengan sistem re-fill. Buat gue, re-fill is a big plus!

Holycowsteak ini juga rajin banget kasih promo! Some of them are actually endless promo. Bisa dapet free tiramisu atau red velvet cupcakes kalau kita ngetweet lagi makan di situ. Free Wagyu on your birthday (this is awesome!). Free drink if you’re pregnant. Selain itu, juga ada promo-promo khusus yang suka diadain sama Holycowsteak ini. Gue pun pernah ketiban handphone Nokia C7 karena menang promonya Holycowsteak. Haha! 😀

Buat gue, ini adalah The Best Steak In Town. Jadi, silahkan yang penasaran boleh langsung meluncur ke Radio Dalam atau Senopati. Worth the price and worth the wait. 🙂

PS: Datanglah lebih cepat sebelum buka kalau gak mau antri. Cabang Radio Dalam buka pukul 18.30 – sold out (dinner only) dan Cabang Senopati buka pukul 11.00 – 14.00 (lunch) | 17.30 – sold out (dinner) 🙂

Tambahan dikit: Gue pernah mematok 8 kursi kosong dan membuat kursi itu tetap kosong selama hampir 2 jam karena temen-temen gue pada telat semua. Sumpah, gak enak banget sama Wynda (salah satu pemilik, waktu itu dia yang jaga). Mata semua orang yang lagi waiting list (waktu itu rame banget yang waiting list, kebayang donk betapa gak enaknya gue??) pada melotot ke gue. Hahaha. Unforgettable moment at Holycowsteak TKP RaDal.

Cheers,

Erwinendo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s