Little Things That Matter..

Beberapa bulan yang lalu, gue sedang duduk di suatu restoran (gue lupa namanya, uda lama banget.. :p) bersama teman baik gue, Jeansisca Kesuma (@jkesuma). Yah, kita layaknya teman lama yang uda jarang bersua, ngobrol ngalor ngidul kemana-mana sekedar untuk catching up hidup masing-masing.

Nah, selama kita ngobrol itu, ada satu bagian yang gue inget banget sampai sekarang. Little things DO matter for us. Buat kita, hal-hal kecil yang gak disadarin begitu banyak orang, malah bisa bikin impact yang begitu gede untuk keseharian kita atau mungkin ke kehidupan kita.

Gue misalkan, abis kerja seharian dan merasa lelah gak karuan, it would be really nice kalau ada yang menanyakan gimana hari gue. Hanya pertanyaan simple yang tulus “How’s your day?“. Itu saja udah cukup banget untuk bisa bikin senyum kecil di bibir gue, dan buat gue itu bisa bikin rasa lelah itu hilang gitu aja. 🙂

Contoh lainnya yang gue ambil dari beberapa obrolan dengan teman-teman gue yang lain. Buat mereka, ketika pas bangun pagi atau ketika mau ke kantor, tiba-tiba ada sms atau telepon dari seseorang sekedar ngucapin “Selamat pagi” atau “Good morning! Enjoy your day ya!“, itu saja udah bisa bikin mereka senyum tulus. Gak perlu yang sampai harus nyamperin atau kasi kado macem-macem yang butuh duit banyak atau malah sampai lebay banget. As simple as that! 🙂

Gue yakin masih banyak contoh-contoh lain yang kalau gue tulis, gak bakal selesai-selesai ini tulisan. Setiap orang pasti punya pengalaman dan hal-hal kecil spesial yang berbeda-beda. Pertanyaan gue sekarang,

Pernahkan kamu sadar bahwa orang-orang terdekat atau yang kamu sayangi, kadang membutuhkan hal-hal kecil seperti itu untuk melalui hari mereka dengan senyuman?

Pernahkan kamu tahu bahwa ketika kamu melalukan hal tersebut, kamu telah membuat hari mereka menjadi berkali-kali lipat lebih baik?

Well, gue gak bermaksud untuk menyuruh elo atau siapapun untuk berlaku seperti itu. Mungkin untuk beberapa orang yang kamu kenal, hal-hal kecil seperti itu malah gak ada nilainya sama sekali. Tiap individu punya pandangannya masing-masing dan itu gak salah kok, tapi bagi mereka yang peduli, hal itu penting banget.

Sekarang, semua terserah kamu. Once again, this is just my random pensieri. 😉

 

Cheers,

Erwinendo – Starbucks Cideng

Kembali Menulis..

Well,

Perkenalkan, nama gue Gregorius Erwindo Pratomo atau biar gampang, silahkan panggil Erwin saja. 🙂

Akhirnya blog ini terlaksana juga. Udah lama gue mau aktif nge-blog lagi dari beberapa bulan lalu. Ya, dulu gue pernah aktif nge-blog tapi kalau boleh gue jelaskan dengan singkat, tujuan gue nge-blog dulu cuman buat main-main. Pada akhirnya blog itu terbengkalai dengan indahnya dengan berbagai nama yang gue karang-karang.

Yah dulu itu gue masih sekitar umur 17 atau 18 tahun yang masih suka ikut-ikutan orang lain. Blog lagi booming banget waktu itu. Jadilah gue sebagai anak kecil yang pengen ikut keren, membuat blog. Akhirnya? Mati. 🙂

Sekarang, dengan lebih banyak pengalaman, gue mulai menyadari kegunaan blog yang BENAR. Buat gue, blog ini lebih menjadi tempat tumpahan pikiran gue yang perlu gue tepikan dari otak. Gue mungkin bukan manusia paling bijak di muka bumi ini, tapi gue punya pendapat dan pemikiran gue sendiri yang pengen banget gue share (lepas dari berguna atau gak yah.. :p)

Singkat cerita, hadirlah “Pensieri” ini. Ada yang tau apa itu “Pensieri”? Pensieri itu bahasa Italia yang artinya pikiran. Kenapa Pensieri? Gak tau, gue suka aja sama kata itu (sisi anak kecilnya keluar sedikit gapapa yah?). Pensieri ini buat gue adalah pemikiran-pemikiran random yang gak pernah tau kapan munculnya dan gak pernah tau penting apa gak. Namanya juga random, tapi at least buat gue itu pasti berarti sesuatu, seaneh apapun.

Semoga kalian yang baca “Pensieri” gue ini bisa menikmati sedikit dunia gue. Silahkan memberikan komen atau apapun, tapi mohon diingat, apa yang gue tulis di sini semua murni pemikiran gue dan bukan sesuatu yang ingin gue perdebatkan. Mengutip kata-kata teman baik gue, Lucy Wiryono (@lucywiryono) di timeline twitternya beberapa hari lalu “when i tweet, i’m exercising my brain. not my ability to debate”, sama halnya dengan ketika gue menulis blog ini berarti gue sedang melatih dan sekaligus meringankan otak, bukan kemampuan berdebat gue.

Once again, this is my random pensieri. Feel free to attach this in your life or just simply laugh at it. 🙂

PS: Gue gak janji untuk update ini setiap hari, tapi at least gue akan coba update terus dan semoga blog ini gak terbengkalai.

 

Cheers,

Erwindo Pratomo – erwinendo – @erwinendo

Sometimes, it's nothing.. but sometimes, it has meanings..